Antusiasme warga untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 semakin lama semakin meningkat. Hal tersebut juga dirasakan di Puskesmas Sukorame yang sedang melaksanakan vaksinasi dosis kedua kepada warga. Sebanyak 150 warga rela mengantri sejak pagi untuk mengikuti vaksinasi dosis kedua yang dilaksanakan pada Rabu, (4/8).
dr. Gretta Habsari Kepala UPTD. Puskesmas Sukorame menjelaskan bahwa pemberian vaksinasi dosis kedua ini diberikan kepada warga yang sudah melakukan vaksinasi dosis pertama pada 18 Juli 2021.
“Total hari ini ada 150 warga yang diberikan vaksin dosis kedua. Jenis vaksin yang diberikan adalah vaksin sinovac. Vaksin dosis kedua ini diberikan untuk warga yang sudah melakukan vaksinasi dosis pertama pada 18 Juli 2021”, ungkap Gretta Habsari, (4/8).
Pihaknya menjelaskan bahwa kepedulian masyarakat untuk mau mengikuti vaksinasi semakin meningkat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang datang ketika Puskesmas Sukorame melaksanakan vaksinasi Covid-19 melebihi ketersediaan vaksin yang akan diberikan.
“Antusias masyarakat akhir-akhir ini untuk melakukan vaksinasi semakin meningkat. Mungkin dikarenakan kasus Covid-19 yang juga meningkat akhir-akhir ini. Bahkan di cakupan wilayah Puskesmas Sukorame ada beberapa Kelurahan yang belum menerima vaksinasi untuk usia 18 tahun keatas” tutur Gretta.
“Saya harap untuk warga yang sudah menerima vaksinasi dosis kedua ini kekebalan tubuh mereka bisa lebih baik lagi. Dan semoga Pemerintah dapat memenuhi kebutuhan ketersediaan vaksin yang cukup untuk masyarakat. Karena antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi ini semakin meningkat. Jadi perlu diimbangi dengan persediaan vaksin yang mencukupi,” pungkas Gretta.
Sementara itu Setyo Wahyuni (31), penerima vaksinasi dosis kedua dari Kelurahan Sukorame merasa senang karena telah menerima vaksinasi. Dirinya beharap dengan vaksinasi ini dapat menghindarkan dirinya dan keluarga dari virus Covid-19 tanpa mengabaikan prokes yang ketat.
“Senang sekali saya sudah mennerima vaksinasi kedua ini. Semoga dengan saya dan keluarga melakukan vaksin, kami bisa terhindar dari virus Covid-19 tanpa meninggalkan prokes yang ketat”, ucap Setyo Wahyuni, (4/8).