Sebagai upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam mempromosikan potensi daerah melalui media sosial, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kominfo menggelar kegiatan Workshop dan Technical Meeting Lomba Video Reels, Selasa (14/4) di Aula Dinas Kominfo. Kegiatan mengundang 92 orang perwakilan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dari 46 kelurahan di Kota Kediri. Mengusung tema Penguatan Potensi Wisata Kuliner Ramah Anak di Kelurahan dalam Mewujudkan Kota Kediri Mapan, kegiatan ini menggandeng narasumber dari DP3AP2KB.
Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri, Rony Yusianto saat memberikan keterangan secara terpisah mengatakan di era digital yang semakin berkembang, media sosial menjadi salah satu sarana paling efektif dalam menyampaikan informasi sekaligus membangun citra positif daerah. Konten video pendek dalam format reels dinilai memiliki keunggulan karena mampu menyampaikan pesan secara singkat, kreatif dan mudah diterima oleh masyarakat luas.
Melalui kegiatan ini, Rony berharap dapat mendorong peran aktif KIM untuk ikut serta dalam mempromosikan potensi daerah, khususnya wisata kuliner ramah anak di masing-masing kelurahan. Dengan mengangkat dan memperkuat citra wisata kuliner ramah anak sebagai daya tarik Kota Kediri. Ditambahkan Rony, lomba Video Reels bukan sekadar kompetisi melainkan menjadi wadah kolaborasi dan inovasi dalam mempromosikan potensi daerah melalui media digital. Dalam workshop ini, para peserta akan dibekali keterampilan agar dapat membuat konten video reels yang lebih kreatif, menarik dan informatif.
“Kuliner bukan hanya tentang makanan, tetapi juga tentang pengalaman, budaya dan kenyamanan. Dengan menghadirkan konsep kuliner yang ramah anak, kita turut membangun lingkungan yang aman, edukatif dan menyenangkan bagi keluarga,” tuturnya.
Rangkaian lomba akan dilaksanakan mulai 15 hingga 28 April 2026, dilanjutkan dengan proses penjurian pada 29 April 2026. Pengumuman nominasi, presentasi karya, serta penyerahan hadiah dijadwalkan berlangsung pada 30 April 2026. Dengan syarat dan ketentuan lomba antara lain video berbentuk Instagram reels; durasi video minimal 90 detik dan maksimal 2 menit; konten menampilkan potensi kuliner kelurahan dan unsur ramah anak; video merupakan karya asli dan belum pernah memenangkan lomba lain; tidak mengandung unsur SARA, kekerasan, pornografi dan pelanggaran hukum; dsb.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menghasilkan karya terbaik demi kemajuan Kota Kediri,” harapnya.