BERITA UTAMA

Kota Kediri Sabet Peringkat 1 Indeks Pelayanan Publik antar Kota di Jawa Timur

Kota Kediri berhasil menjadi peringkat pertama dari sembilan kota di Provinsi Jawa Timur dalam penilaian kinerja pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Percepatan Pelayanan Berusaha oleh Kemetrian Investasi/BKPM RI yang ditetapkan melalui SK Kementrian Investasi/Kepala BKPM RI No. 139 Tahun 2021.

Tujuan diselenggarakannya penilaian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan terpadu satu pintu dan meningkatkan kinerja investasi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita patut bersyukur karena Kota Kediri telah berhasil meraih predikat Sangat Baik dengan skor 85,61 atas capaian kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) berdasarkan penilaian Kementerian Investasi/BKPM” terang Edi Darmasto, Kepala DPMPTSP Kota Kediri.

Kota Kediri berhasil menduduki peringkat pertama Indeks Penilaian Pelayanan Publik Kategori Kota se-Jawa Timur, atau urutan ke-5 Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur. “Pencapaian tersebut bagi kami sangat bagus dan pantas untuk disyukuri karena Kota Kediri berhasil melampaui kota-kota besar lainnya yang fasilitasnya jauh lebih lengkap” kata Edi. 

Pemkot Kediri secara rutin setiap tahun melakukan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) guna mengukur kualitas pelayanan publik berdasarkan kepuasan masyarakat. Hal tersebut ditempuh Pemkot Kediri sebaga...


Dindik Latih Guru Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Lewat Pendidikan Inklusi

Pendidikan inklusi merupakan sistem penyelenggaraan pendidikan dengan pembelajaran yang ramah bagi semua peserta didik, baik reguler maupun anak berkebutuhan khusus. Sehingga sekolah tidak membeda-bedakan peserta didik, karena semua siswa berhak mendapatkan pelayanan pendidikan yang sama. Maka untuk itu, Dinas Pendidikan Kota Kediri berkolaborasi dengan Univeristas Brawijaya memberikan pelatihan penyelenggaraan pendidikan inklusi bagi guru SD dan SMP siswa berkebutuhan khusus.

Pelatihan tersebut, diselenggarakan selama 4 hari pada tanggal 4, 8, 9 Oktober 2021 melalui daring, dan pada 16 Oktober 2021 dilakasanakan secara luring di Aula Dinas Pendidikan Kota Kediri. Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Siswanto menjelaskan yang melatar belakangi diadakannya pelatihan tersebut adalah para guru untuk siswa kebutuhan khusus ini sangat minim perhatian dari berbagai pihak. 

“Jadi awalnya kita meminta bantuan kepada berbagai pihak yang mau membantu kami dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Dan kebetulan dari Universitas Brawijaya tertarik pada kegitan ini dan mau bekerjasama menyelenggarakan diklat ini,” ungkap Siswanto, Sabtu, (16/10).

Dalam pelaksanaanya, sebanyak 50 peserta yang berasal dari tenaga pengajar SD dan SMP yang ada di Kota Kediri menerima materi yang diberikan dari tim Universitas Brawijaya. Diharapkan dari ...


Kuatkan Kader Kesehatan Jiwa, Puskesmas KOWILSEL Berikan Sosialisasi

Guna memaksimalkan pelayanan terhadap risiko potensi gangguan jiwa pada masyarakat, Puskesmas Kota Wilayah Selatan (Kowilsel) berikan sosialisasi kepada 42 kader kesehatan jiwa, Jum’at, (15/10). Berlokasi di ruang pertemuan puskemas kowilsel, sejumlah kader ini mendapatkan edukasi seputar tugas dan fungsi pokoknya sebagai kader kesehatan jiwa.

Fathiyah Rohmah, Kepala Puskesmas Kolwilsel menyampaikan, sosialisasi ini bertujuan supaya kader baru dapat bersinergi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam mengidentifikasi dan mendeteksi dini resiko gangguan jiwa di lingkungan sekitarnya. "Disamping bersinergi dengan TRC, kader kesehatan Jiwa juga bertugas memberikan pendidikan kesehatan, memotivasi pasien dan keluarga,” terang Fathiyah, (15/10).

Pihaknya juga mengatakan bahwa para kader kesehatan jiwa ini nanti akan bertugas melaporkan dan mencatat segala kasus baru dan memantau perkembangan kondisi pasien dari hasil pengamatan dan observasi yang dilakukan dimasing-masing lingkunganya.

"Kami berharap dengan terbentuknya Kader Kesehatan Jiwa sejumlah 42 orang ini, nantinya dapat membantu pemantauan TRC secara luas yang sebelumnya menangani secara langsung dalam pendataan dan deteksi kasus baru di wilayah sekitar," pungkasnya. 

Di sisi lain TRC Kelurahan Rejomulyo Yelika menyampaikan, TRC se...


Antisipasi Permasalahan Jelang Pemilu 2024, Bawaslu dan Kominfo Masivkan Sosialisasi

Menjelang pesta demokrasi pada tahun 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilu Kota Kediri telah mengambil ancang-ancang guna mengantisipasi permasalahan yang mungkin timbul dalam pesta demokrasi tersebut. Bekerjasama dengan Diskominfo Kota Kediri, Bawaslu gelar talkshow.

Hal tersebut diungkapkan oleh Mansur, Ketua Bawaslu Kota Kediri. Ia mengungkapkan menjelang pesta demokrasi tahun 2024 mendatang, perlu upaya antisipatif untuk mencegah permasalahan yang mungkin timbul. "Dalam kesempatan ini kami bersama Bawaslu propinsi dan Diskominfo Kota Kediri berupaya untuk memberikan edukasi sebagai upaya antisipasi terhadap potensi apa yang mungkin timbul di tahun 2024 nanti," terangnya, Kamis, (14/10).

Menurutnya hal ini bertujuan meminimalisir potensi-potensi sengketa dalam pesta demokrasi tersebut. "Kami harap ini bisa meminimalisir potensi sengketa tersebut dan seumpama ada dapat diselesaikan dengan baik dan kondusivitas Kota Kediri tetap terjaga," imbuhnya.

Mansur menyebutkan, informasi ini diharapkan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Kota Kediri sebagai upaya edukasi kami. "Oleh karena itu, kenapa kami bekerja sama dengan Diskominfo Kota Kediri, tidak lain untuk memasivkan informasi tersebut," tandasnya.

Menurut pihaknya, menilik kebelakang, sejumlah permasalahan yang sering terjadi diantaranya...


Maknai Hari Museum Indonesia, Disbudparpora Gelar Belajar Bersama di Museum

Bertepatan dengan hari museum tanggal 12 Oktober, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri memaknainya dengan menggelar belajar bersama di Museum Airlangga Kota Kediri. 

Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Kediri, Nur Muhyar yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan urgensi dalam menjaga kelestarian peninggalan sejarah terutama di lingkungan museum. "Menjaga kelestarian sejarah merupakan tanggung jawab kita bersama, salah satu caranya dengan mempelajari sejarah tersebut guna menjaga kelestariannya," ungkapnya, Selasa, (12/10).

Dalam kesempatan tersebut, Nur Muhyar juga mengatakan pentingnya belajar tentang museum. Menurutnya hal itu selain untuk menjaga kelestariannya juga membawa manfaat untuk dipelajari. "Peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di museum ini akan sia-sia jika tidak dipelajari, jadi manfaatkan ilmunya sebagai teladan kita bersama," tandasnya.

Acara yang langsung dibuka oleh Nur Muhyar ini mengangkat sejumlah tema pembelajaran yang berkaitan dengan museum. Diawali hari ini, (12/10) sebanyak 20 peserta dari saka pariwisata Kota Kediri mendapatkan materi pembelajaran tentang bagaimana membaca aksara jawa kuno yang biasanya digunakan pada prasasti.

Materi tersebut disampaikan langsung oleh Eko Bastiawan, seorang pemerhati sej...


ALAMAT
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri
Jalan Basuki Rahmad No.15,
Kelurahan Pocanan, Kota Kediri, Jawa Timur
CONTACT
(0354) 682955
MEDIA SOSIAL
Dinas Komunikasi dan Infromatika Kota Kediri
|
© Copyright 2021